Seputar Pemerintahan

Antisipasi Permasalahan Hukum, Pemkab MoU Dengan Kejari

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo sepakat untuk kembali melakukan kerjasama dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara. Hal itu ditandai dengan pendatanganan MoU oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM dan Kajari Purworejo Alex Rahman SH MH, yang dilaksanakan di Ruang Arahiwang Setda Purworejo, Kamis (16/8).

Turut menyaksikan Wakil Bupati PurworejoYuli Hastuti SH, Sekda Purworejo Drs Said Romadhon dan Inspektur Purworejo Drs R Achmad Kurniawan Kadir MPA. Hadir pula seluruh Pimpinan OPD dan sejumlah pejabat Kajari Purworejo. Usai Mou, juga dilakukan sosialisasi tentang Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) oleh Kajari.

Bupati menyambut baik dilakukannya kerjasama dalam pendampingan, konsultasi, fasilitasi dan advokasi dalam penanganan perkara bidang tata usaha Negara dan perdata dengan Kejaksaan Negeri. Dengan kesepakatan bersama ini, diharapkan berbagai persoalan bisa diantisipasi sedini mungkin. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

Dikatakan Bupati bahwa beberapa waktu belakangan ini, terdapat kekhawatiran sebagian ASN yang kebetulan ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan pengadaan barang dan jasa. Baik Pejabat Pengadaan, Pejabat Pembuat Komitmen maupun Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. Hal itu karena banyaknya yang terkena masalah hukum sehingga seolah-olah mengganggu kinerja ASN.

Untuk itu, lanjutnya, TP4D perlu melakukan pengawalan agar tidak terjadi kekhawatiran berkepanjangan yang dapat menghambat program pembangunan di daerah. Yakni dengan cara memberikan penerangan hukum, melakukan diskusi atau pembahasan, memberikan penerangan dan penyuluhan hukum.

“Diharapkan dengan peran TP4D akan dapat mendorong percepatan pembangunan di daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Purworejo,” katanya.

Kajari Purworejo Alex Rahman SH MH  menjelaskan, TP4D berfungsi melakukan pengawalan dan pengamanan serta mendukung keberhasilan kegiatan yang ada di Kabupaten Purworejo. Selain itu, tugas TP4D juga memberikan penegakkan hukum di Instansi Pemerintah, BUMN, BUMD dan pihak lain yang terkait materi perencanaan, pelelangan dan pelaksanaan.

Dijelaskan Alex, TP4D muncul karena adanya kegelisahan dari kepala daerah, gubernur, bupati/walikota bahwa banyak sekali yang dilakukan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum.

“Dengan adanya perjanjian kerjasama ini jika nanti ada Surat Kuasa Khusus (SKK) ketika ada permasalahan perdata maupun tata usaha negara, kami wajib mendampingi pemerintah daerah berikut pejabatnya,” terang Alex.

Alex menambahkan, Presiden melalui Jaksa Agung juga memerintahkan agar dalam penanganan penegakkan hukum lebih memprioritaskan kepada pengembalian keuangan negara dengan tindakan awal yang dilakukan oleh Inspektorat.

Setiap permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan tugas pemerintah daerah, Kejaksaan akan memprioritaskan Inspektorat terlebih dahulu dalam mengambil tindakan.

“Saya lebih menekankan peran Inspektorat untuk dikedepankan. Setiap ada laporan, yang saya panggil bukan dinasnya dulu, tetapi Inspektoratnya dulu,” tandas Alex.

Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi juga menginstruksikan agar Kejaksaan melakukan pendekatan preventif terhadap aksi-aksi perbuatan melawan hukum dan meningkatkan pencegahan tindak pidana korupsi.

“Namun, jika secara kasat mata kelihatan dan memang harus ditindak lanjuti secara hukum, baru kami lakukan tindakan secara hukum,” imbuh Alex.

 

 

Berita Terpopuler

Bupati Mutasi dan Rotasi 27 ASN Pemkab Purworejo
Seputar Pemerintahan

Bupati Mutasi dan Rotasi 27 ASN Pemkab Purworejo

Jumat, 05 Juli 2019

Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemkab Purworejo menerima putusan mutasi dan promosi....


Dua Duta Arsiparis Purworejo Maju Lomba Arsiparis Teladan Tingkat Nasional
Seputar Pemerintahan

Dua Duta Arsiparis Purworejo Maju Lomba Arsiparis Teladan Tingkat Nasional

Jumat, 02 Agustus 2019

Dua Duta Arsiparis dari Purworejo maju mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk mengikuti Pemilihan Arsip....