Seputar Ekonomi

Wabup Yuli Hastuti Optimis BKK Terus Berkembang

Wakil Bupati Yuli Hastuti SH menyampaikan rasa optimisnya PD BPR BKK Purworejo dan Butuh dapat terus maju dan berkembang. Seiring dengan meningkatnya aset BKK, juga adanya produk KMB (Kredit Mikro Bersama) dengan bunga murah 0,75 persen per bulan. Termasuk bentuk penghargaan kepada nasabah berupa hadiah yang diundikan dan sejumlah sovenir juga meningkat.
“Untuk itu perlunya berinovasi agar semakin dicintai dan dekat dengan masyarakat. Juga bisa ditambah lagi hadiah undian bagi nasabah. Apalagi event ini bukan semata-mata sebuah program tahunan, namun juga merupakan bentuk penghargaan kepada para nasabah BKK yang selama ini mempercayakan kepada BKK, khususnya dalam mendukung peningkatan ekonomi mikro maupun makro,” harap Yuli Hastuti dalam kegiatan penyaringan undian Tamades dan Deposito periode tahun 2017, di Hotel Ganesha (14/7).
Dikatakan, keberadaan PD BPR BKK memiliki maksud dan tujuan yang mulia, yakni guna mendukung pertumbuhan dan memacu perekonomian. Dalam perkembangannya, BKK sangat dibutuhkan guna menjembatani bangkitnya perekonomian daerah melalui penyaluran kredit guna membiayai usaha ekonomi masyarakat. Sebagian besar masyarakat Purworejo bergerak di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, UKM dan usaha perdagangan sektor mikro lainnya yang pada awalnya masih mengalami kesulitan dalam memperoleh tambahan modal guna pengembangan usahanya. 
“Oleh karena itu, dengan kehadiran BKK diharapkan mampu memberikan layanan terbaik sehingga dapat mengurai persoalan tersebut, dengan selalu berpedoman pada prinsip perbankan yang sehat, prosedural, mudah, tepat waktu dan tepat sasaran. Perlu saya sampaikan kepada seluruh nasabah BKK Kabupaten Purworejo, agar tidak perlu khawatir empercayakan di BKK. Karena kita menjamin PD BPR BKK ini merupakan bank yang sehat dan mampu bersaing dengan bank-bank lainnya,” tandas Yuli Hastuti.
Kabiro Perekonomian Provinsi Jateng Drs Budiyanto Eko Purwono MSi mengharapkan, agar PD BPR BKK mampu berdampingan da nada simbiosis mutualisme dalam aktifitas ekonomi bersama lembaga perbankan lainnya, Pemda, para pelaku UMKM, korporat bahkan Bumdes dan masyarakat. Sehingga akan tercipta system perekonomian yang kuat, dan tentu akan mempercepat kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. 
Direktur Utama PD BPR BKK Purworejo Heru Sudibyo BPA SE MM melaporkan, aset milik PD BPR BKK Purworejo pada tahun 2017 tercatat mengalami kenaikan sebesar 11,64 persen dibandingkan dengan tahun 2016. Pada tahun 2016 jumlah aset hanya Rp103.014 juta dan pada tahun 2017 naik menjadi Rp115.002 juta. Dana yang terhimpun dari masyarakat melalui tabungan dan deposito, pada tahun 2016 mencapai Rp93.447 juta rupiah. Pada tahun 2017 mengalami kenaikan 10,36 persen menjadi Rp103.126 juta.
“BKK Purworejo telah dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyalurkan dana bantuan untuk Desa baik yang berasal Pemerintah Pusat maupun dari daerah, misalnya ADD, DD, Pilbub, dll. Sedangkan dalam rangka melaksanakan program inklusi keuangan dan mendukung program pemerintah, BKK Purworejo telah meluncurkan produk KMB sasarannya masyarakat berpenghasilan rendah. Skim kredit yang lain diperuntukkan untuk pegawai, pengusaha, pedagang, Home industry dan khususnya UMKM,” jelas Heru.
Heru menambahkan, sebagai upaya pemerintah melindungi konsumen terutama penabung, maka telah diterbitkan POJK No.1/POJK/07/2013 tentang perlindungan konsumen sector jasa keuangan, antara lain bahwa untuk meyimpan uang sebaiknya memilih lembaga perbankan karena dijamin LPS serta diawasi OJK. Terkait hadiah undian meliputi 7 sepeda motor,  lemari es, mesin cuci, telivisi, kipas angin, kompor gas, sejumlah hadiah hiburan.

Berita Terpopuler

Pituruh Expo Ikut Meriahkan HUT RI Ke 74
Seputar Ekonomi

Pituruh Expo Ikut Meriahkan HUT RI Ke 74

Senin, 19 Agustus 2019

Sambut hari kemerdekaan RI ke 74, Kecamatan Pituruh kembali menggelar Pituruh Expo 2019.