Layanan Publik

Panti Rehabilitasi Sosial Plandi Dinilai Sudah Tak Layak Huni

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM melihat secara langsung kondisi Panti Rehabilitasi Sosial Plandi (PRSP) yang terletak di Jl Raya Plandi No 1 Desa Plandi, Kecamatan Purwodadi, Purworejo. Bupati menilai bahwa panti tersebut kurang layak untuk ditempati oleh penghuni panti. Pemkab berkomitmen akan membantu panti yang menampung para penderita gangguan jiwa tersebut.

“Ini memang sudah dikolola oleh swasta, tetapi pemerintah daerah akan membantu keberadaan panti. Tempatnya sangat tidak layak. Seperti tempat tidur, kasur yang sudah tidak layak agar segera diganti,” kata Bupati usai meninjau sejumlah fasilitas di panti, beberapa waktu lalu.

Bupati didampingi Asisten III Sekda Drs Muh Wuryanto MM dan Kepala Dindikpora Dr Ahmad Kasinu MPd, sempat menyaksikan persembahan lagu Indonesia Raya dan mars panti oleh para penghuni panti. Para penghuni panti terlihat gembira dan menikmati lagu yang mereka bawakan sembari berjoget.

Sebelumnya, sebanyak 60 orang penderita gangguan jiwa yang menempati PRSP tersebut terancam terlantar. Pasalnya, pihak desa akan segera menggunakan bangunan yang ditempati tersebut sebagai Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Menyikapi hal tersebut, Bupati berharap pihak desa dapat memberikan kelonggaran waktu hingga bangunan baru panti yang dibangun oleh pihak yayasan rampung dibangun.

Pada kesempatatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus panti yang sudah bersedia mengelola panti. Karena menurutnya, mengelola sebuah panti rehabilitasi sosial tidaklah mudah. 

“Saya berharap kedepan panti ini akan lebih baik lagi. Tentunya persoalan-persoalan terkait tempat dan sebagainya nanti akan kita carikan solusi. Mereka semua adalah warga kita, warga Indonesia,” tandasnya.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan pengurus panti tersebut merupakan kerja sosial, karena tidak bayar. Pemerintah daerah berkominten akan peduli dan berusaha untuk membantu. Menurutnya, pemerintah selama ini juga telah membantu dengan memberikan bantuan secara rutin melalui dinas terkait.

 

Endah Sisworini selaku Ketua Panti menuturkan, penghuni Panti Rehabilitasi Sosial Plandi (PRSP) saat ini berjumlah 60 orang. Mereka merupakan para penderita gangguan jiwa hasil tangkapan Satpol PP. Usai direhabilitasi di Rumah Sakit Jiwa di Magelang dan sembuh, kemudian ditampung di panti karena belum diketahui alamat tempat tinggal mereka.

“Kami diberi waktu hingga bulan Agustus tahun ini menggunakan bangunan tersebut. Pihak yayasan saat ini sedang membangun bangunan diatas layan seluas 1.000 m2 yang terletak di Desa Wangunrejo,” terang Endah.

Kedepan pihaknya juga akan menyediakan lahan persawahan seluas sekitar 5.000 m2 untuk dapat digunakan para penghuni panti. Nantinya sawah tersebut dapat digunakan untuk kegiatan penghuni panti.

“Kami akan sediakan lahan sawah, hasilnya juga untuk mereka, biar mereka nggak jenuh. Karena ada sebagian yang keluarganya tidak mau menerima mereka,” imbuh Endah.

Dirinya dan seluruh pengurus panti masih berharap, agar pihak desa bisa memberikan tambahan waktu jika hingga Agustus nanti bangunan panti yang baru belum selesai. Hal itu mengingat, apa yang mereka lakukan merupakan kegiatan sosial dan demi kemanusian.

Berita Terpopuler

Tingkatkan Pelayanan, Kejari Bangun Gedung Layanan Pembayaran Denda Tilang dan Pengembalian BB
Layanan Publik

Tingkatkan Pelayanan, Kejari Bangun Gedung Layanan Pembayaran Denda Tilang dan Pengembalian BB

Jumat, 02 Agustus 2019

Bupati Agus Bastian SE MM bersama Kajari Alex Rahman SH MH disaksikan anggota Forkopimda dan tamu ke....