Seputar Aneka Ragam

Mahasiswa UMP Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan

Universitas Muhamadiyah Purworejo (UMP) menerjunkan mahasiswa melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah kecamatan di wilayah kabupaten Purworejo. KKN yang mengambil tema masyarakat berkemajuan berbasis literasi ini merupakan dukungan terhadap program pemerintah dalam gerakan literasi dan kelanjutan program KKN tahun lalu yang mengedukasi masyarakat melalui gerakan peduli lingkungan.

Hal itu dikatakan Rektor UMP Drs H Supriyono MPd, pada kegiatan penerjunan mahasiswa KKN UMP pada hari ini Selasa (30/1) di Pendopo Kabupaten Purworejo. Kegiatan penerjunan KKN dibuka Asisten Bidang Administrasi dan Kesra Drs Muh Wuryanto MM mewakili Bupati Purworejo, yang juga dihadiri Kepala Bapeda Drs Pram Prasetyo Achmad MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) Kabupaten Purworejo Sumharjono SSos MM, dan Kabid pemberdayaan masyarakat Drs Sumaryo MM.

Lebih lanjut Supriyono mengatakan, secara khusus untuk menjabarkan tema KKN tahun ini, UMP telah melakukan pembekalan untuk mahasiswa dengan literasi dalam konteks makro, yaitu literasi yang  berarti melek teknologi, berpikiran kritis, dan peka terhadap lingkungan sekitar. Pentingnya kemampuan literasi itu juga seiring dengan kesiapan untuk memasuki era masyarakat informasi, karena informasi itu akan menghegemoni setiap kegiatan manusia.

“Dengan kemampuan literasi yang memadai, seseorang akan memiliki pengetahuan umum terhadap apapun yang dipelajarinya, yang pada akhirnya akan sanggup berkomunikasi dengan siapapun dengan penuh rasa percaya diri,” tandas Supriyono.

Sementara itu Sumharjono mengingatkan kembali, dalam melaksanakan KKN mahasiswa supaya mengenali struktur desa dan program kerja pemerintah desa. Sehingga bisa sambung dalam melaksanakan kegiatan. Lebih diutamakan pada pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan melalui upaya pergerakan dan menjadi motivasi bagi masyarakat.

“Saya minta mahasiswa jangan membuat program plangisas dan pengecatan, karena sudah terprogram dari desa dengan dana desa. Yang perlu diperhatikan jangan seperti geng motor grudak gruduk motor-motoran. Juga jangan mengenakan perhiasan yang berlebihan, supaya aman dan nyaman selama ber KKN di desa. Disamping itu mahasiswa juga harus mahir berpidato, ketika diminta berpidato terkait lingkungan sehat, pertanian, PKK, dll,” harapnya.

Bahkan untuk menguji mahasiswa, Gentong Sumharjono langsung menunjuk Firman yang merupakan salah satu mahasiswa untuk berpidato. Firman yang kemudian berdiri di mimbar mengaku bangga bisa ber KKN di desa di Kabupaten Purworejo sekaligus memohon restu. “Kami akan menerapkan ilmu secara teori, tentunya akan berbeda karena di desa dihadapkan pada kegiatan nyata di desa dengan permasalahan yang ada. Untuk itu perlunya keseimbangan antara jiwa sosial dan teori. Harapannya KKN ini, nantinya bermanfaat untuk masyarakat desa dan menjadi tambahan ilmu bagi kami,” kata Firman yang direspon tepuk tangan dari para mahasiswa.

Sedangkan Kabid Sumaryono menjelaskan, mahasiswa UMP yang ber KKN jumlahnya 496 mahsiswa. Masing-masing akan diterjunkan di desa-desa yang tersebar di lima kecamatan yakni Purwodadi, Banyuurip, Kemiri, Ngombol, dan Kecamatan Bener. Sedangkan pelaksanaan kegiatan lapangan KKN UMP ini akan berlangsung selama sebulan mulai hari ini Selasa (30/1) – 28 Pebruari mendatang.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....