Seputar Aneka Ragam

Purworejo Jadi Ikon Reformasi Agraria

                Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain kepada wartawan  di ruang kerjanya, Jumat (16/10) kemarin. "Dipilihnya Purworejo karena sinergis dengan program alas simpen yang digalakkan Pemkab," ujarnya.
                Program alas simpen yang dimaksud Mahsun adalah penanaman pohon-pohon di sekitar daerah sumber mata air serta di kawasan rawan tanah longsor, seperti di daerah perbukitan.
Pohon yang ditanam bukanlah pohon usia pendek melainkan yang tidak mungkin ditebang dalam waktu lama. "Dalam berbagai kesempatan terus kita sosialisasikan kepada masyarakat. Setiap jengkal tanah yang kosong harus ditanami," katanya.
              Berkaitan dengan itu, BPN dalam melaksanakan program reformasi agraria telah melakukan kerjasama dengan masyarakat di Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno (sejak 2008) dan lima desa di Kecamatan Bagelen pada tahun 2009.
              Lima desa itu terdiri dari Desa Tlogokotes, Hargorojo, Somorejo, Bapangsari, dan Krendetan. "Dipilihkan Kecamatan Bagelen karena sinergis dengan prioritas program Pemkab yang menjadi daerah itu sebagai kawasan agropolitan," katanya.
              Di Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kanwil BPN Jateng yang menggandeng sejumlah perusahaan swasta telah memberikan bantuan 20.000 batang bibit durian montong, dengan 20 % bibit siap tanam dan 80 % biji seling.
              Sementara di Kecamatan Bagelen, untuk lahan seluas 209 ha, BPN memberikan bantuan bibit karet sebanyak 30.000 batang. "Target dari program ini, lima tahun kedepan setiap hektarenya bisa memberikan penghasilan Rp 250 ribu per hari," katanya.
             Wabup menyambut baik serta mendukung sepenuhnya langkah-langkah positif yang dilakukan BPN di Kabupaten Purworejo. Bahkan diharapkan pola kerjasama sinergis dengan masyarakat seperti itu bisa ditingkatkan dan berlangsung sinambung.
              Ditambahkan, berkaitan dengan reformasi agraria beruapa penguatan aset reform melalui sertifikasi tanah hak yasan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir sudah diterbitkan sertifikat sebanyak 60.850 bidang.
             Tahun 2009 ini akan ditambah sebanyak 17.200 bidang, sehingg di akhir tahun 2009 keseluruhan penguatan aset reform di Kabupaten Purworejo totalnya mencapai 78.050 bidang.
Dalam rangka mendukung dan memberikan semangat terhadap program penghijuan alas simpen serta mensukseskan program reformasi agraria, Gubernur Jateng direncanakan akan hadir di Kabupaten Purworejo untuk melakukan peninjauan.
           "Kita harapkan beliau kerso rawuh. Rencananya beliau akan kami mohon menyerahkan secara simbolis sertifikat serta memberikan bantuan bibit untuk alas simpen. Acaranya sedang dikoordinasikan, tapi dijadwalkan akhir bulan ini," paparnya.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....