Seputar Aneka Ragam

UPK PNPM-MD Kecamatan Gebang Peroleh Surplus Rp 500 juta

Bantuan tersebut berupa 34 ekor kambing calon indukan dan uang untuk bedah rumah. Bedah rumah diserahkan kepada delapan orang di delapan desa, yaitu dari Desa Penungkulan, Bulus, Redin, Gintungan, Pakem, Bendosari, Pelutan, dan Wonotopo. Tiap orang menerima Rp 6,5 juta. Penerima bantuan kambing di 17 desa, tiap desa dua orang yang masing-masing mendapat seekor.

Ketua UPK Kecamatan Gebang, Badriyah, didampingi sekretarisnya Edi Suwarno, usai penyerahan bantuan menjelaskan bahwa, dana bantuan sosial tersebut bersumber dari surplus pengelolaan dana PNPM-MD unit ekonomi. Menurutnya dana PNPM-MD di Kecamatan Gebang dimanfaatkan untuk beberapa unit kegiatan, seperti bidang kesehatan, pendidikan, ketrampilan, ekonomi. Dari unit ekonomi, kegiatannya berupa simpan pinjam kelompok perempuan.

Sampai 2010, dana yang dikelola mencapai Rp 3 milyar. Dana tersebut sebagai dana simpam pinjam kepada masyarakat, melalui kelopok yang jumlahnya mencapai 160. Besarnya pinjaman maksimal Rp 5 juta per orang, atau Rp 50 juta per kelompok, dengan bunga 1,5 % per bulan. Jangka waktu pengembalian satu tahun. Anggota kelompok berada di 25 desa/kelurahan di Kecamatan Gebang, kecuali tahun 2010, Desa Aglik belum mengajukan permohonan. Oleh masyarakat dimanfaatkan sebagai modal usaha seperti dagang, industri kerajinan.

Dari kegiatan tersebut pada tahun 2009, menghasilkan surplus sekitar Rp 500 juta. Dari surplus bersih, dipergunakan untuk kelembagaan 10%, UPK 5%, dan bantuan sosial 15%. “Untuk 2009 jumlahnya mencapai Rp 76 juta. Bantuan saya serahkan berupa kambing dan bantuan bedah rumah. Karena dinilai hal itu benar-benar mengena sasaran dan menyentuh kebutuhan dasar. Tahun 2009 lalu juga diserahkan dalam bentuk yang sama, namun jumlahnya lebih kecil. Diharapkan tahun 2010 surplus terjadi peningkatan, sehingga bantun ditargetkan mencapai Rp 120 juta,” katanya.

Camat Gebang, Waluyo, mengharapkan adanya PNPM-MD dapat menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Ia mengakui angka rumah tangga miskin di wilayahnya masih tergolong tinggi. Hal ini tidak lepas dari topografi yang sebagian besar berupa perbukitan.

Dengan kondisi seperti itu, lanjutnya, banyak anak usia sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat SLTA maupun perguruan tinggi. Hal ini menyebabkan tingkat SDM di wilayahnya tergolong rendah. ”Makanya banyak kegiatan di PNPM-MD di Kecamatan Gebang dipergunakan untuk bidang pendidikan. Seperti rehabiliasi gedung taman kanak-kanak, kelomppok bermain, kegiatan posyandu. Dengan harapan dapat meningkatkan derajat kehidupan masyarakat,”harapnya.

 

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....