Seputar Aneka Ragam

Peringati Kelahiran WR Soepratman, Semua Instansi Apel


Dalam sambutannya Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg mengungkapkan Bangsa Indonesia memiliki komponis besar WAGE RUDOLF SOEPRATMAN, sebagai Pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang hingga kini lagu ciptaannya itu menjadi salah satu karya seni yang mampu mengobarkan semangat kebangsaan. “Namun demikian, sejarah tempat dan tanggal lahir WR SOEPRATMAN pernah menjadi kontroversi dalam sejarah kehidupan Bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Namun menurutnya, i tabir yang menyelimuti kebenaran sejarah itu, telah tersingkap dengan menampakkan fakta historis, seiring perjalanan waktu yang panjang. Banyak pakar sejarah, guru sejarah, para budayawan, pemerhati Sejarah Nasional yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah berupaya dan berjuang tiada henti untuk meluruskan tempat dan tanggal lahir WR. Soepratman. “Untuk itu, atas nama Pemerintah, saya memberikan penghargaan yang tinggi  dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan Sejarah Tempat Tanggal Lahir WR. Soepratman,” katanya.

Kepastian kebenaran kelahiran WR Soepratman tertuang dalam Penerbitan Putusan Penetapan Pengadilan Negeri Purworejo Nomor : 04/Pdt/P/2007/PN Pwr Tanggal 29 Maret 2007 tentang Penetapan Tempat  Tanggal Lahir WR SOEPRATMAN pada  hari Kamis Wage Tanggal 19 Maret 1903 di Dukuh Trembelang, Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.

“Saya minta kepada semua komponen yang ada baik para Pimpinan Satker, tokoh masyarakat, tokoh agama, Warga masyarakat, para Pendidik sampai dengan para pelajar di Kabupaten Purworejo untuk dapat mensosialisasikan pelurusan sejarah tempat dan tanggal lahir WR. Soepratman,” harapnya.

Tema peringatan mengenang lahirnya WR Soepratman kali ini adalah “Dengan Mengenang Kelahiran WR Soepratman Kita Jadikan Semangat Kepahlawanan Sebagai Penyangga Pembangunan Karakter Generasi Muda”. Melalui tema ini, ia berharap momentum kelahiran WR Soepratman tidak hanya  menjadi sebuah acara seremonial belaka. Namun hendaknya bisa menumbuhkan motivasi untuk meneladani semangat kepahlawanannya, dalam rangka membangun karakter generasi muda. “Hal itu sesuai syair lagu yang Beliau ciptakan yakni “Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya” , sebagai bagian dari upaya kita yang terus menerus untuk  membangun karakter bangsa,” tandasnya.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....