Seputar Aneka Ragam

Semua Instansi Peringati Hari Kartini

Tema Peringatan Hari Kartini tahun ini adalah “Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kesehatan Keluarga Guna Menunjang Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga“. Tema ini menurut Bupati Purworejo sangat relevan dengan kondisi aktual saat ini, dimana berbagai persoalan kesehatan masih terjadi di tengah-tengah masyarakat kita.

Padahal menurutnya, kesehatan merupakan prasyarat yang sangat penting dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, termasuk untuk bekerja guna menunjang pemberdayaan ekonomi. “Menyadari arti penting kesehatan itu, maka pembangunan bidang kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Purworejo. Berbagai upaya telah dan akan terus dilakukan oleh pemerintah daerah, dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,“ ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa perempuan merupakan tokoh sentral yang memiliki kemampuan dan kapasitas yang luar biasa besar dalam membentuk karakter bangsa. Kemampuan ini tentunya memerlukan pondasi yang kuat serta rasa percaya diri yang tinggi. Dan dengan kemampuan inilah pula yang mendasari Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, sehingga mampu memberikan perubahan tatanan kehidupan masyarakat terutama yang terkait dengan posisi kaum wanita.

“Atas perjuangan RA Kartini itulah, kini kita bisa melihat perempuan-perempuan Indonesia yang hebat, tidak hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga tetapi juga ikut berpartisipasi dalam memberi warna kehidupan masyarakat dengan berbagai kegiatan-kegiatan pembangunan dan sosial,” katanya.

Menurutnya, jika bicara tentang posisi kaum perempuan, berarti bicara tentang kesetaraan gender atau persamaan hak antara laki-laki dan perempuan. Namun dalam realitanya sering terjadi bias gender, dimana banyak pemahaman yang keliru bahwa kebebasan dan kesetaraan gender itu mengharuskan perempuan beraktivitas di luar rumah.

“Oleh karena itu, dibutuhkan kearifan dari kita semua untuk memberikan pemahaman dalam konteks yang lebih luas tentang tugas seorang perempuan secara kodrati, yang dimulai dari bagaimana memaksimalkan kemampuan perempuan dalam pembentukan karakter hingga mempersiapkan anggota keluarga ketika keluar rumah untuk bersosialisasi dalam masyarakat,” pintanya.

Perwira upacara Dra Titik Mintarsih MSi menjelaskan upacara dihadiri Forum Pimpinan Daerah, kepala dinas/instansi dan diikuti 400 peserta dari berbagai dinas instansi. Dalam upacara itu ditampilkan pula defile drum band Bahana Pembaharuan yang dibawakan istri guru dan karyawan  SMK PN-PN 2 Purworejo. Disamping upacara juga dilaksanakan ziarah di taman makam pahlawan Projo Handoko Loyo yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Yuli Hastuti.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....