Seputar Aneka Ragam

Wabup Resmikan Jalan Makam Gunung Tugel

”Semangat dalam membangun, semangat dalam gotong royong, semangat dalam berswadaya, saya harapkan akan menjadi motivasi  seluruh masyarakat Kutoarjo untuk mewujudkan pembangunan yang lainnya, pembangunan yang mensejahterakan seluruh masyarakat,” kata Wabup.

 

Menurut Wabup, dalam kurun waktu yang cukup lama, masyarakat Girirejo Timur mendambakan sebuah jalan yang mampu menopang kegiatan warga. Baik sebagai sarana transportasi yang bermuara pada kegiatan ekonomi warga, maupun sebagai sarana kemasyarakatan masyarakat Kutoarjo pada umumnya seperti jalan menuju makam, yang memang sangat penting dan dibutuhkan masyarakat.

Dengan selesainya pembangunan jalan ini, ia berharap akan semakin mendorong dan menumbuhkan kesadaran untuk terus memelihara apa yang sudah ada ini, sebagai modal kuat untuk terus meningkatkan partisipasi guna mewujudakan berkesinambungannya program-program pembangunan yang lebih maju lagi di wilayah Kutoarjo. “Pembanguanan yang ramah lingkungan, pembangunan yang sesuai kebutuhan dan pembangunan yang berdampak pada keasrian dan kelestarian, sehingga wilayah Kutoarjo menjadi kota yang bersih, rapi, aman dan nyaman,” pesannya.

Diharapkan, agar seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Kutoarjo terus mendukung upaya-upaya positif guna mewujudkan pembangunan kawasan di Kutoarjo. Dengan menselaraskan karakteristik sebagai wilayah yang mempunyai sejarah dan  budaya, terlebih sebagai wilayah pertumbuhan ekonomi secara umum di Kabupaten Purworejo.

”Ini penting kita perhatikan, karena pada masa-masa kedepan, wilayah di Kutoarjo akan semakin pesat dan mempunyai resiko pembangunan yang cukup kompleks, sehingga perlu penataan yang lebih arif dan bijaksana,” imbuhnya.

Kepala Kelurahan Kutoarjo Heri Winarno SSos dalam laporannya menyampaikan, pembangunan jalan makam gunung tugel pada tahap ke dua ini telah dimulai sejak awal Mei 2013.  Jalan berukuran panjang 326 meter dan lebar 2 meter, menghabiskan anggaran swadaya masyarakat sebesar Rp 53 juta. Disamping itu, juga dibangun kantong parkir  2 tempat, dengan lebar 36 meter yang menghabiskan anggaran Rp 4,96 juta.

Anggaran tersebut berasal dari sumbangan para ahli waris, masyarakat Kutoarjo, serta masyarakat Kutoarjo yang ada diperantauan yang tergabung dalam Pakuto. ”Selama ini masyarakat kalau akan membangun harus melangsir dahulu, karena tidak bisa ke lokasi, sekarang setelah pembangunan jalan makam selesai, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya sampai dua kali lipat,”kata Heri.

Dia berharap, dukungan guna mewujudkan pembangunan selanjutnya masih sangat dibutuhkan, seperti pembangunan lahan parkir kurang lebih 200 meter dan penerangan jalan. ”Penerangan jalan ini dimaksudkan kalau ada pemakaman malam hari bisa dilakukan, ini masih memerlukan pemikiran maupun sumbangan,” imbuhnya. (Kp. 26)

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....