Seputar Aneka Ragam

Program SKPD Agar Pro Rakyat Miskin

 

“Untuk itu saya instruksikan, agar SKPD benar-benar memfokuskan kegiatan untuk pengentasan kemiskinan, dengan harapan jumlah warga miskin di Purworejo dapat terus ditekan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan disemua lapisan masyarakat,” tandas Bupati saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Purworejo, di pendopo kabupaten, Rabu (18/3).  Hadir dalam Musrenbang Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kepala Bakorwil II Surakarta, Kepala Bapeda Kabupaten Kebumen, Kulon Progo, Magelang, dan Wonosobo, sera Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Purworejo.

Sedang pertumbuhan ekonomi Purworejo lanjut Bupati, mengalami pertumbuhan pada angka 5 persen. Termasuk Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) sebagai ukuran capaian suatu daerah dalam pembangunan manusia yang mencakup lamanya hidup, tingkat pendidikan, dan standar kehidupan yang layak. Ini mengalami peningkatan dari 72 persen menjadi 74 persen. Bahkan Kabupaten Purworejo IPM nya mampu memduduki peringkat ke 13 dari 35 kabupaten /kota se Jawa Tengah.

Menurut Bupati, pembangunan diberbagai bidang seperti pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, pertanian, koperasi UKM, industri, perdagangan, pariwisata dan investasi, telah dilaksanakan dengan baik. Hanya saja untuk produksi pertanian masih perlu ditingkatkan, juga sektor pariwisata dan investasi belum menunjukkan hasil signifikan, sehingga perlu strategi kebijakan dan inovasi-inovasi serta promosi terus menerus.

“Setelah saya paparan di Jakarta, saya kenalkan  potensi Purworejo dan tanggapannya positif. Investor yang akan masuk ke Purworejo banyak, namun ternyata ada pihak yang menghalang-halangi, sehingga tidak jadi investasi di Purworejo. Ini yang perlu menjadi perhatian semua, untuk jangan menghambat investor,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Luhur Pambudi ST MM, terkait pengentasan kemiskinan. Menurutnya fasilitas kesehatan bagi masyarakat miskin belum semuanya merasakan. Karena jumlah warga miskin sekitar 300 ribu lebih, yang mendapat jaminan kesehatan 200 ribu warga. Sedang yang 100 ribu lebih belum mendapat jaminan kesehatan.  “Oleh karena itu, pemkab untuk mengupayakan jaminan kesehatan bagi warga miskin,”harapnya.

Sementara itu Kabid Kesra Bapeda Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo ST MM mengatakan, pengentasan kemiskinan masih menjadi prioritas. Pendapatan ekonomi masyarakat yang meningkat justru masyarakat yang kelas menengah ke atas, sedangkan masyarakat yang kelas bawah pertumbuhan ekonominya sedikit sekali.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs Rukmo Setyabudi MM mengatakan, APBD Kabupaten Purworejo  tidak akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Purworejo. Apalagi APBD 2015 juga digunakan untuk biaya pilkada sekitar Rp 20 milyar. Untuk itu melalui Musrenbang ini agar terjadi komunikasi dua arah. Artinya kebutuhan apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat Purworejo.

“Kami yang di DPRD Provinsi Jawa Tengah, akan siap memfasilitasi bantuan anggaran untuk pembangunan di wilyah Kabupaten Purworejo. Terutama disesuaikan dengan program yang berbasis agribisnis,” ujarnya. Dia meminta agar usulan-usulan disampaikan ke Pemkab Purworejo kemudian dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi jateng.

Sementara itu ketua penyelenggara Drs Unang Nurhidayat mengatakan Musrenbang merupakan agenda rutin daerah yang diharapkan kualitas hasilnya dapat meningkat dari tahun ke tahun. “Sampai dengan tersusunnya dokumen Perda tentang RKPD 2016 pada akhir Mei nanti, kami masih akan melakukan beberapa penyesuaian, penyelarasan dengan proses perencanaan ditingkat wilayah, Musrenbang Provinsi, dan  Musrenbang ditingkat nasional. Tentunya juga menindaklanjuti hasil kesepakatan dengan stakehoder,”ujarnya.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....