Seputar Aneka Ragam

Kedung Pomahan Kulon Lunasi PBB Dalam Sehari

Bupati Purworejo mengatakan, pajak sudah ada dan dikenal sejak zaman nabi. Yang membedakan adalah cara memperolehnya. Kalau pada zaman dahulu pajak dipungut dengan cara memaksa bahkan sampai perang, sedangkan sekarang cukup dengan himbauan. “Kalau dulu untuk menagih pajak sampai harus perang, kalau sekarang Bupati hanya dapat memberi himbauan saja,” katanya.

Bupati menambahkan, pajak yang dipungut haruslah proporsional sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Pendataan dalam program Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak (SISMIOP) harus dapat dimaksimalkan untuk merevisi pajak yang salah. “Saya juga tidak ingin, masyarakat terbebani oleh pajak yang terlalu besar dan tidak proporsional,” tandasnya.

Lebih lanjut Mahsun mengatakan, dengan terlaksananya pelunasan PBB dalam sehari ini menunjukkan bahwa warga desa Kedung Pomahan Kulon sangat peduli terhadap pembangunan bangsa Indonesia, khususnya pembangunan di Kabupaten Purworejo.

Sementara itu Camat Kemiri Sumarjana SSos menjelaskan, penerimaan pajak khususnya PBB pada tahun 2015 di Kecamatan Kemiri mengalami peningkatan. Hal ini terkait program SISMIOP yang telah dilaksanakan di 24 desa pada akhir tahun 2014 yang lalu. Setelah program SISMIOP dilakukan, banyak ditemui kesalahan dalam penghitungan PBB. “Ada satu kasus, rumah yang harganya hanya Rp 15 juta, harus membayar PBB sebesar dua juta rupiah,” terangnya

Sumarjana menambahkan, pada tahun lalu untuk penerimaan PBB di Kecamatan Kemiri mendapatkan lebih kurang Rp 900 jutaan. Sedangkan tahun ini PBB yang didapat tak kurang mencapai Rp 1,184 miliar. Sedangkan untuk desa Kedung Pomahan Kulon sendiri, tahun lalu mendapat Rp 20.900.277, dan di tahun 2015 mengalami peningkatan menjadi Rp 34.235.043,-.

Untuk memeriahkan acara pekan pelunasan PBB tahun 2015 ini, pemerintah desa setempat memberikan hiburan rakyat berupa kesenian tradisional kuda kepang dan lengger. Terdapat tiga grup kuda kepang yang ditampilkan, yang kesemuanya berasal dari warga asli desa Kedung Pomahan Kulon. Hal ini menunjukkan bahwa warga desa Kedung Pomahan Kulon sangat peduli terhadap kelestarian budaya lokal warisan leluhur.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....