Seputar Aneka Ragam

Pj Bupati Resmikan Gedung Baru SMA Negeri 3 Purworejo

Pj Bupati Purworejo dalam sambutannya mengatakan, sejak dari masa sekolah, para siswa perlu digugah kreatifitas, ide, dan daya pikirnya, kemudian dituangkan dalam bentuk sebuah karya nyata. Diharapkan dengan kegiatan itu, maka akan terbangun sebuah keahlian atau skill. Menurutnya, dalam persaingan yang semakin keras ini, siswa juga membutuhkan ilmu skill lainnya, apalagi jika mereka hanya diberikan teori-teori, begitu lulus sekolah pasti akan bingung apa yang harus dikerjakan.

“Kalau punya kreatifitas, punya keahlian, tentu para siswa akan lebih mandiri. Tidak akan mengandalkan orang lain, mereka pasti akan memulai usaha untuk mempertahankan hidup. Bagi mereka yang telah dibekali sebuah keahlian di sekolah pastilah akan lebih berani melangkah untuk memulai usaha. Tentu pemerintah akan mensuport adanya terobosan-terobosan bagus ini melalui program pembangunan yang ada, utamanya sarana dan prasarana,” ujarnya.

Sementara itu Kepala SMA Negeri 3 Purworejo Dra. Sri Sujarotun, M.Pd, menerangkan bahwa pembangunan gedung tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 2.150.000.000. Gedung tersebut terdiri atas dua lantai dengan luas 220 meter persegi. “Pembangunannya bersifat multi years dan imbal swadaya. Pada tahap pertama kami mendapatkan bantuan dana dari APBNP tahun 2013 sebesar Rp 1,5 M yang pelaksanaan proyeknya dimulai pada awal tahun 2014. Kemudian tahap kedua mendapatkan dana dari insentif APBD tahun 2015 sebesar Rp 650 juta,” ungkapnya.

Terkait pameran kerajinan Sri Sujarotun menjelaskan, barang-barang yang dipamerkan merupakan hasil karya asli dari para siswa. Mulai dari topi dan pakaian daur ulang dari bahan kertas koran bekas, serbuk gergaji, bekas stik ice cream, kain perca, dan bungkus bekas minuman instan. Selain itu dipamerkan juga keahlian siswa dalam membuat kain batik tulis maupun batik jumput. Dengan berbagai warna dan corak, bahkan sudah ada beberapa potong kain yang telah dijahit menjadi sebuah pakaian.

“Selain memberikan bekal ilmu pengetahuan, pihaknya juga berkomitmen memberikan bekal keahlian, menumbuhkan daya kreatifitas siswa serta jiwa kemandirian untuk berwiraswasta, ujarnya.

Pada kesempatan yang sama juga diresmikan penggunaannya sebuah mushola Al-Iman, yang dibangun di kompleks SMA Negeri 3 Purworejo, pembangunannya bersifat swadaya dan telah menghabiskan dana sebesar Rp 75 juta. Sebagai puncak acara digelar pertunjukan wayang kulit sehari penuh, dengan dalang Ki Gunawan Hadi Widodo, asal Desa Keduren, Kecamatan Purwodadi. Pagelaran wayang tersebut mengambil lakon Gatotkaca Wisuda.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....