Seputar Aneka Ragam

Pemkab Kembangkan Destinasi Wisata Kawasan Perbatasan

“Pertemuan ini sangat penting. Ini merupakan bagian dari kerja saya. Saya   ingin melihat seluruh infrastruktur desa desa di Kabupaten Purworejo, agar saya tahu persis apa yang sebetulnya dibutuhkan oleh masyarakat desa. Jangan sampai kita membuat program, tetapi program itu tidak bermanfaat bagi masyarakat Purworejo,” kata Bupati Purworejo, Agus Bastian SE MM saat digelar Sarasehan dilokasi Benteng Pendem.

Menurutnya, lokasi Benteng Pendem bisa untuk dikembangkan, karena Bagelen wilayah yang paling dekat dengan Bandar Undara Internasional Yogyakarta. Diharapkan setelah dikembangkan, Benteng Pendem akan semakin dikenal. “Saya melihat bahwa benteng Pendem ini bisa kita kembangkan dan kita angkat. Dua Destinasi yang paling dekat itu adalah Pantai Jatimalang dan Benteng Pendem. Mari Benteng Pendem ini kita bangun, agar lebih dikenal dan orang yang datang kesini juga mudah,” tuturnya.

Lebih lanjut Bupati menambahkan, lokasi Benteng Pendem perlu ditambahkan area parkir. Terkait anggaran, pihaknya akan mencari program-program yang ada di pemerintah pusat. “Saya harus memilih skala prioritas, program mana yang akan terlebih dahulu dikerjakan. Benteng pendem ini merupakan skala prioritas yang akan dilakukan. Saya hadir disini sebagai petugas atau manager yang dikontrak oleh seluruh masyarakat Purworejo, untuk bekerja demi kemajuan Kabupaten Purworejo,” ujarnya.

Bupati menambahkan, pemkab berencana akan membangun rumah durian di Bagelen. Purworejo, seperti Kecamatan Bagelen dan Kaligesing, sejak dulu telah dikenal sebagai daerah penghasil durian. Dimana kedua daerah itu juga telah membawa Purworejo sebagai salah satu penghasil durian. Agar kota Purworejo senantiasa dikenal dan dikenang baik oleh warga Purworejo yang tinggal di daerah lain atau warga lain yang datang ke Purworejo, maka pemkab Purworejo akan membangun rumah durian. "Saya ingin membuat rumah durian ada di Bagelen, tepatnya di depan koramil Bagelen, yang sudah ada patung kambing dan durian. Agar orang jadi ingat durian ada di Bagelen, selain Kaligesing. Sudah kita gambar rumah, dan rencananya akan segera kita bangun," katanya.

Dalam penataan kota serta pembangunan di Purworejo, Bupati mengaku telah mengajak 3 (tiga) arsitek handal dari luar daerah, yang akan membantu dalam perencanaan setiap pembangunan di Purworejo. "Saya memelihara 3 arsitek, satu dari Yogyakarta yang kemarin juara arsitek, dan dari Bali lulusan arsitek Prancis, termasuk benteng pendem kalimaro Bagelen ini, akan dirancang menjadi lokasi yang indah," jelasnya.

Bupati mengaku memilih Bagelen sebagai lokasi rumah durian, selain memang sebagai wilayah penghasil, Bagelen berada tepat di perbatasan, dan berada dekat dengan jalan raya besar. "Selamat datangnya Purworejo ada di Bagelen, selain rumah Bagelen nanti diisi durian, juga akan diisi kuliner Bagelen, agar warga bisa dengan mudah mencari kuliner khas Bagelen ini," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, tiga kepala desa di wilayah Kecamatan Bagelen, yaitu Desa Bapangsari, Tlogokotes dan Dadirejo, bersepakat membuat proposal pengajuan pembangunan jalan poros desa menuju lokasi Benteng Pendem. Bupati bersama Camat Bagelen juga turut serta memberikan tanda tangan dukungan dalam proposal pembuatan jalan poros desa sepanjang 3 km, yang diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar 1,6 miliar.

Kustono Kepala Desa Bapangsari menjelaskan meski telah terbentuk pokja sejak 6 tahun lalu, Benteng Pendem Kalimaro yang ada dan tersebar di tiga desa tersebut, hingga saat ini masih terbengkelai dan belum bisa diolah menjadi destinasi wisata yang baik.

"Tiga desa telah membuat proposal mengajukan fasilitas listrik, air serta jalan di lokasi itu. Jika tiga hal itu sudah dipenuhi, maka akan bisa berjalan. Dengan pembangunan jalan poros desa menuju lokasi Benteng Pendem, diharapkan akan memudahkan warga untuk mengunjungi lokasi wisata sejarah dan alam benteng Pendem Kalimaro ini, serta memudahkan dalam pengembangan destinasi wisata benteng pendem," katanya.

Kustono menjelaskan, benteng pendem yang berjumlah 36 titik dan masih bisa digali 14 titik itu, memiliki nilai wisata yang tidak kalah dengan wisata lain dan bisa dijadikan wisata andalan didaerah perbatasan. Di Benteng Pendem ada wisata sejarah dan alam. Pengunjung juga bisa melihat laut dan lampu-lampu keindahan kota dimalam hari.

Dalam acara bupati tilik desa itu, Bupati juga berkesempatan memberikan bantuan simbolis hadiah TV, sepeda dan lain kepada kepala desa di Kecamatan Bagelen yang telah lunas pajak, dan memberikan bantuan bibit pohon kelapa untuk membantu melestarikan pembuatan gula semut di Bagelen.

Setelah Tilik Desa di Benteng Pendem Padukuhan Kalimaro Desa Bapangsari Kecamatan Bagelen, Bupati rencananya akan kembali Tilik Desa kawasan perbatasan. Pada Rabu, 10 Agustus 2016 mendatang, Bupati akan berkunjung ke Desa Benowo Kecamatan Bener. Wisata yang mulai dikembangkan di Desa Benowo adalah wisata pegunungan Gunung Kunir. Desa yang terletak di ditengah-tengah Bukit Menoreh ini memiliki segudang destinsi wisata alam yang sangat disayangkan bila dilewatkan.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....