Seputar Aneka Ragam

Bupati : Tahun 2018 Pasar Suronegaran Harus Terealisasi

Hal ini disampaikan Bupati saat melakukan sidak  lima pasar di Kabupaten Purworejo, Rabu (19/10). Kelima pasar itu yakni, Pasar Pituruh, Pasar Kemiri, Pasar Suren, Pasar Maron, dan Pasar Kaliboto. Ikut mendampingi Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Komandan Kodim 0708 Purworejo, Kasubdenpom Purworejo, Wakapolres Purworejo, Perwakilan Kajari Purworejo, beberapa Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Purworejo dan sejumlah pejabat jajaran Pemkab Purworejo.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa perlunya membangun pasar karena pasar merupakan penggerak perekonomian masyarakat. Ia menargetkan hingga akhir masa jabatanya, seluruh pasar tradisional di Kabupaten Purworejo akan direnovasi.

“Pasar menjadi target pembangunan kita, karena Pasar yang menggerakkan perekonomian masyarakat. Mudah-mudahan kedepan seluruh Pasar yang ada di Purworejo, tentunya Pasar tradisional yang menjadi kewenangan pemerintah daerah akan kita renovasi. Saya berharap, nanti saya pensiun sudah selesai semua. Ini merupakan target kita di tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya.

Bupati menambahkan, sidak yang dilakukan ini merupakan tahap awal pemkab dalam merenovasi seluruh pasar di Kabupaten Purworejo.”Ini merupakan tahap awal, saya mendatangi semua Pasar yang memang perlu direnovasi. Nanti kita akan buat DED nya. Kita rencanakan agar Pasar-Pasar ini betul-betul layak untuk berdagang,” tuturnya.

Bupati menerangkan, saat ini beberapa pasar tradisional sedang dalam proses pembangunan. Menurutnya, pembangunan pasar tidak hanya pada bagian tertentu dari pasar saja, tetapi harus dilakukan secara menyeluruh. Hal ini dimaksudkan agar pasar dapat menjadi bersih dan layak untuk digunakan para pedagang.

“Beberapa sedang dalam proses pembangunan, Pasar Maron dan Pasar Kaliboto. Tentunya Pasar yang lain juga akan menyusul. Saya ingin kalau merenovasi tidak separo-separo, tapi sekalian. Jadi tidak hanya bagian luarnya saja. Tetapi kita ingin total, agar betul-betul menjadi Pasar yang bersih dan layak untuk mereka berdagang,” tandasnya.

Terkait pembanguan pasar modern, Bupati menegaskan untuk sementara pemkab tidak akan memberikan ijin pembangunan pasar modern. Pihaknya ingin mendorong agar pasar tradisional dapat terus tumbuh dan berkembang. “Untuk pasar modern sementara waktu belum ya. Kita ingin mendorong Pasar-Pasar tradisional. Karena semua pedagang perlu berjualan. Kalau semua dihajar pasar modern, nanti mereka mau makan apa,” pungkasnya.

Dion Agasi Setiabudi S IKom, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Purworejo mengatakan, Komisi B akan melakukan penertiban terhadap beberapa pasar yang dibangun tidak sesuai dengan peruntukannya. “Perlu dilakukan adanya penertiban. Harus sesuai sesuai peruntukannya. Kalau bentuknya los ya ditertibkan untuk los,” katanya.

Dalam sidak tersebut, ditemukan beberapa kios di Pasar Kaliboto yang seharusnya berbentuk los, tetapi ditambahkan bangunan semi permanen. Bahkan ada yang pintunya kiosnya terbuat dari besi.

Dion menambahkan pihaknya akan terus melakukan penghawasan terhadap pembangunan pasar-pasar di Purworejo. Ia berharap kedepan perencanaan tidak dilakukan secara parsial, tetapi dilakukan secara menyeluruh.

“Untuk pembangunan secara keseluruhan, nanti kita lihat RAB nya saja. Yang penting sesuai dengan perencanaannya. Kita disini melakukan pengawasan menyeluruh, tidak parsial. Yang selama ini masih parsial. Kedepan kita ingin perencanaan ini menyeluruh,” ujarnya.

“Yang terjadi di Pasar Maron, Pasar Seren perencanaanya secara parsial jadinya sepotong-sepotong. Kita juga bingung nanti konsepnya mau seperti apa. Harusnya konsepnya dibuat menyeluruh dulu, nanti anggarannya seperti apa, disesuaikan dengan konsep yang ada,” imbuh Dion.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....