Seputar Aneka Ragam

Dukuhrejo Lestarikan Obor Api

 

Bahkan obor api pinggir jalan tersebut, juga dilalui Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, FKPD,  dan dinas instansi yang tergabung dalam Tim D pada kegiatan Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) melaksanakan tarawih bersama masyarakat di Masjid Tohal Muhadi. Tim Tarhim tersebut diterima Camat Bayan Kusairi AP beserta Muspika, Ketua Ta’mir Masjid dan pengurus, serta Kepala Desa Dukuhrejo.

Dalam keterangannya Ketua Ta’mir Masjid Jami’ Thohal Muhadi Agus Purwanto mengatakan, obor api yang terpajang di sepnajang jalan sebagai upaya untuk melestarikan tradisi yang diwariskan dari leluhur. Obor api memiliki makna selain dulu sebagai syiar dalam mengajarkan agama Islam juga dimaknai untuk menerangi hati agar senantiasa melangkah di jalan yang lurus yakni jalan kebenaran seperti yang diajarkan dalam Al Qur’an.

“Tentu kami nguri-uri tradisi obor api ini, tidak hanya sekedar saja tapi lebih dari itu untuk mengingatkan pada kita semua sebagai umat muslim yang bertaqwa kepada Alloh SWT, berpegang teguh pada ajaran Islam untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam bermasyarakat, keluarga, maupun dalam pemerintahan,” jelas Agus Purwanto.

Ditambahkan Agus Purwanto obor api ini selain dipasang di bulan Romadhon juga dgunakan untuk kegiatan Takbir Keliling yang dilakukan warga Dukuhrejo dengan mengelilingi desa. Sekitar seribu obor memeriahkan kumandang Takbir selain dipegang sambal bertakbir juga dipasang dipingir-pinggir jalan. “Untuk pembuatanya dilakukan pemuda Karang Taruna dengan memanfaatkan botol bekas, dan juga bamboo. Caranya bambu dipotong 50 cm kemudian diatasnya diberi kain yang digunakan untuk apinya, sedangkan botol diberi sumbu dan dipasang benang ukuran besar untuk apinya. Mereka sudah biasa melakukan jadi semua dengan senang membuat hingga terkumpul sekitar seribu obor,” ujarnya.

Sementara itu Camat Kusairi mengapresiasi Desa Dukuhrejo masih melestarikan tradisi obor api, selain dapat mengingatkan kita untuk senantiasa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa juga mengingatkan kita untuk selalu melakukan syiar kebaikan. “Obor api ini juga bisa sebagai aset desa yang memiliki keunikan dalam menyambut Lebaran dan di bulan suci Romadhon,” harap Kusairi.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....