Seputar Aneka Ragam

Bupati Puas Lihat Progres Pembangunan Pasar Baledono

“Ternyata pasar ini menjadi besar ya, saya gak menyangka. Diluar ekspektasi saya. Saya sangat puas. Semua pekerjaannya presisi. Saya berharap ini dapat terus diselesaikan sesuai jadwal yang ditentukan,” kata Bupati usai peninjauan pasar terbesar di Purworejo tersebut, Jum’at (11/8).

Ikut mendampingi, Asisten II Sekda Gandi Budi Supriyanto SSos, Kepala DINKUKMP Dra Suhartini MM, Sekretaris DPUPR Suranto SSos MPA, Kabag Perekonomian Setda Drs Bambang Susilo, Kabag Humas dan Protokol Setda Agung Wibowo AP, Kabag Pembangunan Setda Bambang Sadyanto Raharjo SH dan beberapa pejabat lainnya.

Dikatakan, pembangunan pasar sudah melebihi progres yang telah ditentukan. Dari realisasi yang sudah dilaksanakan mencapai 46,62 dari target 44,11 persen. Jadi ada defisiasi positif mencapai 2,51 persen. Dia berharap, pelaksanaan pembangunan Pasar Baledono dapat tepat waktu.

“Barang kali nantinya ini tidak seperti yang dibayangkan masyarakat, bayangannya kan seperti pasar yang dulu. Ini sudah pasar modern. Boleh dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Bagian depannya didesain modern. Ada eskalator juga, yang tentunya akan menguntungkan kios-kios yang ada di atas,” ujar Bupati.

Terkait penanganan pasar kedepan, Bupati menjelaskan akan membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar yang tugasnya khusus menangani pasar. Pihaknya juga sedang membuat simulasi, agar nanti pada saat pengisian pedagang dapat teratur, rapi dan sesuai zonanya.

“Insya Allah tidak akan kumuh, jika saja pasar ini ada yang mengurus. Nanti akan ada UPT khusus pasar, yang akan khusus mengurus pasar. Kita juga akan buat zona nanti. Jangan sampai nanti zona buat kuliner dicampur dengan yang lain. Nanti amburadul gak karuan,” imbuhnya.

Ditambahkan Bupati, pihaknya juga sedang memikirkan penggunaan bahan yang mudah terbakar seperti kompor gas. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi agar tidak terjadi lagi kebakaran.

“Kalau tabung gas melon dikhawatirkan meledak dan terjadi kebakaran. Kedepan mungkin bisa menggunakan arang atau briket. Harus dicari jalan  keluarnya,” pungkasnya.

Manager Operasional PT Hutama Karya (HK) Yusri Djikilo menjelaskan, pembangunan Pasar Baledono memang dibuat modern. Beberapa bahan yang digunakan dan ditempatkan dibagian depan pasar merupakan bahan pilihan seperti AJT dan GRC.

Bahkan, granit 60 x 120 sentimeter telah dicetak pabrik dan tinggal dipasang. Bangunan seluas 3.000 meter persedi dengan dua lantai itu juga dilengkapi eskalator. Sekitar 500 pekerja ikut terlibat dalam pembangunan pasar tersebut.

“Saat ini tinggal mengecor yang kecil-kecil. Diharapkan sebelum 28 Desember sudah selesai,” terang Yusri.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....