Seputar Aneka Ragam

DINPMPTSP Launching Perizinan Online Si IDA

 

Dalam sambutannya Bupati mengakui langkah inovatif DINPMPTSP dengan membuka layanan Si Ida, merupakan langkah bagus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan Si Ida harapannya akan banyak investor yang tertarik berinvestasi di Purworejo. Apalagi investasi di Purworejo saat ini masih rendah sekitar Rp 180,5 miliar. Maka kemudahan layanan perizinan ini diharapkan dapat menarik minat investor, untuk mengembangkan usaha di Purworejo.

“Dengan investasi akan terjadi penyerapan tenaga kerja yang cukup besar, akan meningkatkan pendapatan dan konsumsi masyarakat, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Oleh karena itu hampir semua pemerintah diberbagai tingkatan, selalu berusaha mencari cara untuk mendorong kegiatan investasi di wilayahnya masing-masing,” tandas Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, dalam rangka menyambut kehadiran bandara baru yakni New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA), yang letaknya berdekatan dengan wilayah Kabupaten Purworejo, telah dilakukan berbagai langkah persiapan. Antara lain mereview rencana tata ruang wilayah (RTRW) kawasan selatan-selatan sebagai wilayah industri, serta menggali dan mengembangkan potensi pariwisata melalui program Romansa Purworejo atau Tahun Kunjungan Wisata Purworejo 2020. Sehingga dengan adanya kemudahan dalam perizinan, diharapkan akan menumbuhkan gairah masyarakat dalam menjalankan berbagai jenis usaha dan mendorong iklim kondusif dalam berinvestasi.

Sementara itu Widyo Prayitno mengatakan, dengan adanya Si Ida menjadikan permohonan pelayanan perizinan maupun non perizinan dilakukan secara online sehingga dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Sebanyak 93 perizinan dan non perizinan yang semula diposkan di masing-masing OPD saat ini dapat diakses satu pintu melalui DINPMPTSP.  “Masyarakat tidak lagi harus disulitkan dengan proses birokrasi sehingga harus bolak-balik dalam pengurusan izin. Untuk mengurus izin cukup datang ke satu tempat saja,” jelasnya.

Menurutnya, dari 93 jenis perizinan, yang 8 diantaranya saat ini telah masuk dalam Si Ida yang dapat diakses melalui website izin.purworejokab.go.id. Masing-masing yakni izin penyelenggaraan reklame, izin riset, survai, penelitian dan PKL, Izin usaha warung internet dan game net, izin mendirikan bangunan (IMB), SIUP dan TDP (simultan), tanda daftar gudang, izin penggunaan sarana umum, serta izin penyambungan jalan dengan jalan umum. “ 8 jenis ini sebagai perizinan tahap awal yang dapat dilakukan lewat online, sedangkan 85 perizinan lainnya akan menyusul pada tahap selanjutnya yang dapat diakses melalui online,” papar Widyo Prayitno.

Disamping itu lanjut Widyo, 90 jenis perizinan dari 93 perizinan akan dilayani secara gratis. Sementara 3 jenis perizinan seperti Reklame, IMB, dan izin gangguan akan dipungut biaya sesuai prosedur yang berlaku. “Si Ida sangat bermanfaat bagi pelaku usaha dan menguntungkan yakni, proses permohonan izin dapat dilakukan dengan lebih sederhana, meniadakan jasa calo, menjamin keaslian dokumen perizinan, meningkatkan investasi, dan memudahkan koordinasi. Bahkan efisiensi dan transparansi perizinan lebih terjaga,” ujar Widyo.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....