Seputar Aneka Ragam

Satpol PP Tekan Gejolak Adanya Bandara NYIA

Termasuk ikut andilnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah, dalam hal mengantisipasi kemungkinan terjadinya gejolak dimasyarakat, melalui kegiatan Ngopi Bareng,yang bertema Rembug rencana pembangunan NYIA, agar tercipta suasana yang kondusif di daerah perbatasan Kabupaten Purworejo Prov Jateng,Kab Kulonprogo Prov DIY.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo yang dibuka Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah Drs Sinoeng Rahmadi MMi. Juga menghadirkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DIY, Drs.GBPH Yudaningrat.MM, Kepala Badan Kesbangpol DIY, Agung Supriyono SH, Kepala Biro Tata Pemerintahan Pemda DIY, Drs. Beny Suharsono,Kepala Satpol PP DIY Drs GBPH Yudaningrat MM beserta jajaran pejabat DIY, Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Purworejo Drs Murwanto beserta Sekretaris Zainal Abidin SE, Camat Purwodadi Drs Hery Raharjo Msi, Camat Bagelen Bambang Setyo Budoto Ssos, dan dinas instansi terkait.

Dikatakan Sinung Rahmadi,"kegiatan ini dalam rangka membangun kerjasama yang optimal dan sinergis dalam penanganan gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, pelanggaran Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah, dan Perlindungan Masyarakat di perbatasan DIY dan Jawa Tengah. Selain itu juga sebagai upaya koordinasi terkait rencana pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), perlu dilakukan musyawarah bersama antara Satpol PP DIY dengan Satpol PP Provinsi Jateng."

"Jika ada permasalahan, tentu ada jalan keluar berkaitan dengan efek pembangunan Bandara ini. Semoga forum ini menjadi batu pijakan dan adat kebiasaan bagi kita semua yg secara esensi sebagai wujud rembugan musyawarah mufakat berdasarkan Pancasila. Harapannya melalui kegiatan ini, untuk menyamakan persepsi mensukseskan pelaksanaan pembangunan bandara NYIA dengan menghindari munculnya gangguan Trantibum dan menjaga kondusifutas di daerah perbatasan," harap Sinoeng.

Manager Project Bandara NYIA R Sujiastono mengatakan,"Bandara NYIA akan dibangun dengan satu runway, karena terbatasnya lahan yang ada. Target kami merupakan satu-satunya bandara dengan lebar runway 60 meter. DIY sebagai kawasan Pariwisata terbesar sehingga harapannya ada besar potensi pengunjung yang akan masuk ke DIY."

Menurutnya, pembangunan Bandara di Kulon Progo karena dipandang Bandara Adi Sucipto sudah tak lagi representatif terutama dengan padatnya pengunjung. Adapun proses pembangunan saat ini baru tahap Land Clearing (pembersihan lahan). Berbagai investasi dlm pembangunan Bandara tentu akan membutuhkan sumber daya manusia, sehingga perlu dilakukan pendidikan pelatihan, ekonomi, infrastuktur, jasa, dll.

"Termasuk pentingnya ketertiban umum untuk mendukung kelancaran pembangunan bandara NYIA. Maka ngopi bareng ini sangat bagus, supaya tidak ada informasi simpangsiur dimasyarakat. Tentunya kami berharap semua ikut mensukseskan pembangunan NYIA ini, dan kedepan dapat emningkatkan perekonomian masyarakat di perbatasan,"ujar Suji.

Sementara itu sekretaris Satpol PP Kabupaten Purworejo Zaenal Abidin SE menjelaskan,"peserta yang mengikuti sebanyak 250 peserta dari OPD dan Kepala Desa Kabupaten Kulonprpgo dan Purworejo. Untuk Purworejo Kepala Desa yang diundang 17 orang dari wilayah Kecamatan Bagelen, dan 25 Kepala Desa dari Wilayah Kecamatan Purwodadi.Kegiatan tersebut merupakan kegiatan Satpol PP Provinsi Jateng, untuk meminimalisir gejolak di amsayarakat dengan adanya pembangunan NYIA," jelasnya.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....