News

Cegah Sakit, Anak SD Wajib Imunisasi

Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Campak serentak yang digelar pada September 2019, mewajibkan semua siswa siswi kelas 1 Sekolah Dasar (SD/MI dan setara) di Kabupaten Purworejo untuk ikut imunisasi. BIAS yang menjadi salah satu upaya untuk mencegah penyakit ditargetkan mencapai 98 persen.

Seperti diharapkan Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH saat mencanangkan BIAS di Pendopo kabupaten Selasa (10/9), meminta dukungan lintas program dan sektoral serta peran serta masyarakat untuk menyukseskan pemberian imunisasi campak sehingga cakupan pemberian imunisasi campak pada bayi dan bayi bawah dua tahun (baduta) dapat mencapai target. Sekurang-kurangnya 95 persen dan cakupan pada imunisasi campak saat BIAS lebih dari 98 persen.

Mengingat bahayanya yang diakibatkan sakit campak lanjut Yuli Hastuti, maka harus terus berupaya mensukseskan program BIAS. Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin. Pada tahun 2000, lebih dari 562 ribu anak per tahun meninggal di seluruh dunia karena komplikasi penyakit campak.

“Dengan pemberian imunisasi campak dan berbagai upaya yang telah dilakukan, maka pada tahun 2014 kematian akibat campak menurun menjadi 115 ribu per tahun. Sehingga komitmen Indonesia untuk mencapai eliminasi campak pada tahun 2020, dapat terwujud,” papar Yuli Hastuti yang menandai pencanangan BIAS dengan pemukulan gong sekaligus menyaksikan pemberian imunisasi secara simbolis.

Hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Kabid P2P dr Tatik Murhayati Mkes, Kepala Dinkes Purworejo dr Sudarmi MM, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purworejo KH Makin Dzazali, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) KH R Junaedi Jazuli danKabid P2PL dr Darus serta  Kasi P3KLB Ernaningsih SSiT MKes.

Sementara itu Kabid P2P Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah  dr Tatik Murhayati MKes mewakili Kepala Dinas mengatakan, di Kabupaten Purworejo cakupan BIAS Campak berturut-turut dari tahun 2016 sampai tahun 2018 sudah diatas target nasional 98 persen. Yakni berturut-turut 98,4 persen, 98,2 persen, dan 98,2 persen. Namun di wilayah Kecamatan Purworejo masih di bawah target yaitu 94,4 persen. Angka ini masih di bawah target Nasional 98 persen.

Dengan latar belakang itu kata Tatik Murhayati, maka diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan cakupan imunisasi BIAS, salah satunya dengan kegiatan promotif dan preventif melalui kegiatan event pelaksanaan di lapangan, dengan harapan adanya komitmen bersama dalam mendukung suksesnya pelaksanaan BIAS Campak Tahun 2019.

Secara terpisah dr Sudarmi MM menjelaskan, upaya peningkatan cakupan imunisasi dilakukan dengan berbagai strategi, dengan menggandeng MUI, FKUB, Kementerian Agama, TP PKK Kabupaten, PKK Kecamatan, serta Penyuluh Agama dalam melaksanakan sosialisasi dan pemantapan program. Selain itu, sudah di bentuk juga tim Serentak Bergerak Lindungi dengan Imunisasi di tiap puskesmas dengan SK Kepala Dinas.

 Pelaksanaan BIAS Campak ini menyasar 1.300 anak kelas I SD dan sederajat. Harapannya akan dapat meningkatkan cakupan imunisasi BIAS Campak di Kabupaten Purworejo. “Kami optimis insyaAlloh dapat mencapai 100 persen. Bagi yang belum bisa ikut imunisasi karena kesehatannya, maka akan dlakukan sweeping untuk menyusul imunisasi,” tutur Sudarmi.

Ditambahkan Kabid P2PL dr Darus, untuk September ini dilakukan imunisasi BIAS khusus imunisasi campak untuk kelas 1 SD. Sedangkan bulan November dan Desember akan diberikan imunisasi Difteri Tetanus (DT) untuk kelas 1 SD, dan Tetanus difteri (Td) untuk kelas 2 dan kelas 5. “Bagi anak usia sekolah yang tidak di instusi sekolah, bisa mendapatkan imunisasi tersebut di Puskesmas setempat dengan menghubungi bidan desa,” imbuhnya.    

Berita Terpopuler

Bupati Anjangsana ke Desa-Desa di Loano
News

Bupati Anjangsana ke Desa-Desa di Loano

Kamis, 22 Agustus 2019

Ditengah kesibukan dan jadwalnya yang padat, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM kembali menyempatka....


Diikuti 51 Kelompok, Karnaval Umum Berlangsung Meriah
News

Diikuti 51 Kelompok, Karnaval Umum Berlangsung Meriah

Rabu, 21 Agustus 2019

Karnaval umum berlangsung meriah


Hormat Bendera Merah Putih Bukan Syirik
News

Hormat Bendera Merah Putih Bukan Syirik

Rabu, 21 Agustus 2019

pemerintahan