News

Stadion GOR WR Supratman Akan Direhab

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Purworejo (Dindikpora) Kabupaten Purworejo Sukmo Widi Harwanto SH MH yang mewakili Bupati mengatakan, fasilitas stadion WR Soepratman akan direhab yang memadai. Ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku olahraga sepakbola di Purworejo. Sudah dianggarkan Rp 10 miliar untuk merehab stadion di tahun 2020.

“ Kami masih mengupayakan adanya tambahan pendanaan dengan berkirim proposal ke Kementrian Olahraga. Saat ini sudah terjadi negosiasi dan akan terus berupaya supaya bisa mendapatkan bantuan. Jika ada tambahan anggaran Rp 10 sampai Rp 15 miliar lagi kan totalnya bisa sampai Rp 25 miliar. Itu sudah baik untuk perbaikan stadion,” jelas Sukmo pada kegiatan launching Tim Suratin Junior Purworejo dan seminar ISP menuju liga profesional 2025, di Pendopo.

Dikatakan Sukmo, bahkan Bupati juga berkeinginan meningkatkan fasilitas di stadion kebanggaan Purworejo tersebut dengan melakukan penggantian atap tribun. Jika selama ini permanen diharapkan bisa diganti dengan yang portabel atau bisa dibuka-tutup. “Sekarang kita sedang prihatin dengan kondisi stadion. Tapi sudah kita lakukan perbaikan dan bulan Agustus nanti seiring bergulirnya Suratin Junior semuanya sudah baik,” katanya.

Sementara itu pengelola Diklat Merden Banjarnegara, Rohman Supriyadi dalam paparannya mengatakan, untuk dapat mewujudkan liga profesional harus dimulai dengan mendirikan diklat sepakbola. Selama tidak ada Diklat akan percuma. Harus ada paksaan, melalui diklat itu baru bisa. Kita atur polanya sedemikian rupa agar anak tetap bisa fokus dalam berlatih.

Dikatakan, Sekolah sepak bola (SSB) sudah tidak relevan lagi disebut sebagai tempat menimba ilmu sepak bola. Boleh dikatakan jika SSB hanya sebagai tempat penyaluran hobi semata. Apalagi dengan adanya Hand phone dan sejenisnya, tentu akan mengurangi fokus dalam berkatih. Maka perlunya disatukan dalam Diklat sepakbola. “Tapi SSB boleh tetap ada, dan anak-anak yang memiliki bakatlah nantinya akan direkrut dan dimasukkan dalam diklat. "Dengan pola yang baik, untuk bisa masuk dalam liga profesional di tahun 2025,’ kata Rohman.

Ketua PSSI Purworejo Angko Setyarso Widodo mengaku kerepotan untuk kembali meraih prestasi Suratin seperti halnya di tahun 1986. Berbagai upaya sudah diupayakan tapi belum menunjukkan hasil yang maksimal. Sekarang berupaya mendatangkan konsultan sepak bola untuk ikut membantu mutu olahraga di Purworejo, dengan harapan akan dapat mewujudkan keberhasilan.

Berita Terpopuler

Bupati Minta Kades Jangan Takut Gunakan Anggaran
News

Bupati Minta Kades Jangan Takut Gunakan Anggaran

Selasa, 03 September 2019

pemerintahan


SMKN 1 Juara Umum LKS Disiapkan Maju Provinsi
News

SMKN 1 Juara Umum LKS Disiapkan Maju Provinsi

Jumat, 06 September 2019

pemerintahan


Siap Sambut Wisatawan, Ribuan Penari Menari Dolalak Massal
News

Siap Sambut Wisatawan, Ribuan Penari Menari Dolalak Massal

Sabtu, 14 September 2019

Dalam rangka menyambut tahun kunjunga wisata tahun 2020 atau romansa Purworejo 2020, Pemkab Purworej....