News

Maksimalkan Kampung KB, Bupati Bentuk Tim Koordinasi

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM kukuhkan Tim Koordinasi Pengembangan Kampung Keluarga Berencana (KB) dalam acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 26 dan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Purworejo, yang dibarengkan dengan kegiatan Bupati Tilik Desa yang dipusatkan di pendopo kantor Desa Banyuurip, Senin (22/7) malam.

Salah satu tujuan dibentuknya Tim tersebut adalah untuk melakukan koordinasi dan fasilitasi guna mensinergikan pengembangan Kampung KB. Selain itu untuk menyusun strategi pelaksanaan program pembinaan pengembangan Kampung KB.

Keanggotaan Tim Koordinasi Pengembangan Kampung KB berjumlah 22 orang yang terdiri dari unsur pimpinan daerah,  Kepala OPD hingga Ketua Tim Penggarak PKK.

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino SH MSi mengatakan bahwa Tim Koordinasi Pengembangan Kampung KB ini baru pertama kali dilakukan di Jawa Tengah. Dirinya berharap Tim Koordinasi Pengembangan Kampung KB yang telah dikukuhkan bisa bekerja dengan maksimal.

“Mudah-mudahan Kampung KB yang sudah dicanangkan di Purworejo dapat menjadi cambuk untuk lebih maju dan bisa menyaingi Kampung KB Gadis di Cilacap, yang terpilih menjadi Kampung KB percontohan tingkat nasional,” katanya.

Dijelaskan Wagino, dalam pencapaian Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kabupaten Purworejo sudah sangat baik. Peserta KB aktif sudah bisa dicapai 78,12 persen. Sedangkan peserta KB baru semester baru bisa dicapai 26 persen, yang harusnya 50 persen keatas.

Lebih jauh Wagino menerangkan, Kampung KB yang terbentuk di Kabupaten Purworejo secara on line sebanyak 37. Dari jumah tersebut, Purworejo mendapat rangking tertinggi dengan 20 kampung KB yang datanya lengkap. Sedangkan yang tidak lengkap ada 10 dan tidak lengkap sebanyak 7 Kampung KB karena datanya masih kosong.

“Penyuluh KB mohon untuk segera membina Kampung KB yang belum lengkap datanya, jangan ditinggalkan begitu saja,” tandasnya.

Wagino menambahakan, dengan peringatan Harganas diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum dan pemacu bagi keluarga serta anak Indonesia untuk terus menerus berupaya meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dan dapat menghasilkan generasi yang berkualitas.

“Diharapkan peringatan ini juga dapat dijadikan daya ungkit bagi senergitas antara BKKBN, Tim Penggerak PKK dan pemda dalam rangka membangun bangsa mewujudkan Indonesia sejahtera,” pungkasnya.

 

 

Berita Terpopuler

Bupati Anjangsana ke Desa-Desa di Loano
News

Bupati Anjangsana ke Desa-Desa di Loano

Kamis, 22 Agustus 2019

Ditengah kesibukan dan jadwalnya yang padat, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM kembali menyempatka....


Diikuti 51 Kelompok, Karnaval Umum Berlangsung Meriah
News

Diikuti 51 Kelompok, Karnaval Umum Berlangsung Meriah

Rabu, 21 Agustus 2019

Karnaval umum berlangsung meriah


Hormat Bendera Merah Putih Bukan Syirik
News

Hormat Bendera Merah Putih Bukan Syirik

Rabu, 21 Agustus 2019

pemerintahan