Get Adobe Flash player
Home News Seputar Pendidikan 60 Pelajar Berpakaian Adat Dalam Sumpah Pemuda

60 Pelajar Berpakaian Adat Dalam Sumpah Pemuda

Sebanyak 60 pelajar dari perwakilan siswa-siswi SMA dan SMA mengenakan pakaian adat seluruh Indonesia mengucapkan sumpah pemuda pada upacara peringatan Hari sumpah pemuda ke 89 yang berlangsung dialun-alun Kutoarjo pada Senin pagi (30/10). Dengan bersama-sama mengucapkan janji yang dituangkan dalam teks sumpah pemuda tahun 1928.

Hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kepala dinas instansi, tokoh masyarakat, TP PKK, DWP, Organisasi masyarakat, dan melibatkan pelajar dari berbagai sekolah se Kabupaten Purworejo.

Sebagai Inpektur upacara Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya SIK yang dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Pemuda dan olahraga RI. Antara lain mengatakan, kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya.

Menurutnya, bandingkan dengan era sekarang. hari ini sarana transportasi umum sangat mudah,  untuk menjangkau ujung timur dan barat Indonesia hanya dibutuhkan waktu beberapa jam saja, untuk dapat berkomunikasi derngan pemuda di pelosok-pelosok negeri ini, cukup dengan menggunakan alat komunikasi, tidak perlu menunggu datangnya tukang pos hingga berbulan-bulan lamanya. Interaksi sosial dapat di lakukan 24 jam, kapanpun dan dimanapun.

“Namun, anehnya justru dengan berbagai macam kemudaha yang kita miliki hari ini, kita justru sering berselisih paham, mudah sekali menvonis orang, mudah sekali berpecah belah, saling mengutuk satu dengan yang lain, menebar fitnah dan kebencian. Seolah-olah kita ini di pisahkan oleh jarak yang tak terjangkau, atau berada di ruang isolasi yang tidak terjamah, atau terhalang oleh tembok raksasa yang tinggi dan tebal hingga tidak dapat di tembus oleh siapapun,” ujarnya

Padahal lanjut Kapolres, dengan kemudahan teknologi dan sarana transportasi yang kita miliki hari ini, seharusnya lebih mudah buat kita untuk berkumpul bersilaturahim dan berinteraksi sosial. Sebetulnya, tidak ada ruang untuk salah paham apalagi membenci, karena semua hal dapat kita konfirmasi dan kita klarifikasi hanya dalam hitungan detik.

“Mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Kita seharusnya malu dengan para pemuda 1928 dan juga kepada Bung Karno, karena masih harus berkurtat di soal-soal ini. Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan lain yang lebih besar, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tandas Kapolres dalam membacakan sambutan Menpora RI.

 

Tambah komentar

Berikan komentar Anda dengan santun dan membangun...Terima kasih


Security code
Refresh

WAKIL BUPATI

Sub Domain Instansi

Layanan Publik Online

sirup.lkpp.go.id


sirup.lkpp.go.id


lpse.purworejo.go.id


jdih.purworejo.go.id


ppid.purworejo.go.id


ppid.purworejo.go.id


Yang Online

Ada 48 tamu online