Get Adobe Flash player
Home News Seputar Pemerintahan Rumah Sehat Desa Kentengrejo Dinilai

Rumah Sehat Desa Kentengrejo Dinilai

Setelah menjuarai lomba Rumah Sehat dan Hatinya PKK di Tingkat Kecamatan Purwodadi, kini Desa Kentengrejo maju pada lomba yang sama tingkat Kabupaten Purworejo.  Desa Kentengrejo yang memiliki luas wilayah 151,029 hektar merupakan penilaian pertama dari 16 kecamatan. Dari 16 Desa akan ditentukan terbaik dan akan mewakili Kabupaten Purworejo di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

 

Penilaian di Desa Kentengrejo berlangsung sehari kemarin, dengan Tim Penilai dari TP PKK Kabupaten Purworejo yang dipimpin Ny.Riri Fatimah Verena Prihastyari Agus Bastian SE yang diwakili Ny Rahyuni Eka Roeswardjito, Ny Maini Widarto, Ny Sutriyatun Dwijo, dan Harlin Canggih.

Tim penilai memasuki pintu gerbang Desa Kentengrejo disambut kebersihan jalan dan tanaman yang tertata rapi disepanjang jalan, dengan umbul-umbul warna warni menambah semarak desa. Hingga memasuki halaman balai desa juga disuguhi aneka tanaman obat-obatan, sayuran, buah seperti pegagan, kunyit, cabe, tomat, terong, pepaya, jambu, rambutan, jeruk, dan masih banyak lagi.

Penilaian meliputi kebersihan desa, rumah sehat, Halaman Asri Teratur Indah Nyaman (HATINYA)  PKK, prosesing hasil panen, industri rumah tangga, dan pameran hasil produk panen, adminstrasi serta kekompakan warga dan dukungan pemerintah desa. Dalam melakukan penilaian di rumah-rumah warga, Tim penilai didampingi Plt Camat Purwodadi Haryanto SSos, Kepala Desa Kentengrejo Sukamti, Ketua TP PKK desa Tugini dan sejumlah pengurus PKK kecamatan dan PKK desa.

Seperti pengamatan Ny.Roeswardjito, rata-rata setiap rumah telah memenuhi kriteria sehat yakni adanya fentilasi sebagai sirkulasi udara, ruang terdiri ruang tamu, keluarga, dapur, kamar mandi, ruang kamar tidur, serta dilengkapi lubang sampah dihalaman belakang rumah. Untuk kamar tidur diberi sekat dan harus berpintu, juga kamar orangtua dan kamar anak harus sendiri-sendiri. Termasuk juga memenuhi unsur Hatinya PKK dengan memanfaatkan halaman sebagai tempat tanaman obat-obatan, sayuran, dan buah, bahkan ada yang memanfaatkan halaman untuk peternakan ikan, ayam, dan sapi.

Ditambahkan Ny Maini, demikian juga pekarangan dan lahan kosong telah ditanami, sehingga tidak ada pekarangan yang menganggur terbengkalai. Seperti himbauan pemerintah agar tidak ada pekarangan dan lahan yang hanya sia-sia tidak dimafaatkan. Desa ini artinya sudah melaksanakan pemanfaatan pekarangan dengan ditanami ketela, jagung, jeruk, rambutan, talas, sukun, sayuran, dan tanaman obat-obatan adas, pace, pegagan, laos, jahe, dan lainnya. “Penanaman disesuaikan dengan kebutuhan warga, dengan harapan dapat untuk konsumsi rumah tangga sendiri tidak harus membeli, dan lebih dari itu bisa dijual untuk menambah ekonomi keluarga. Disamping itu juga dilakukan prosesing hasil panen yang diolah menjadi produk yang bisa dipasarkan,” kara Ny Maini.

Sedangkan Sutriyatun menyoroti peternakan di salah satu rumah warga yang mengembangkan budidaya ikan lele. Pembuatan kolam dengan lubang tanah yang dilapisi terpal plastic dengan jumlah kolam mencapai 9 kolam dan satu diantaranya untuk ikan nila lainnya lele. Untuk limbah air kolam telah dimanfaatkan dengan baik yakni dialirkan kesawah sebagai pupuk dari kotoran ikan lele. Budidaya peternakan ikan ini sangat membantu ekonomi keluarga hingga telah menjadi buruan para pembeli lele yang disetorkan ke lestoran dan rumah makan. “Tentu ini menjadi poin nilai, dan harapannya dapat ditularkan kepada warga sekitarnya untuk ikut memanfaatkan budidaya ikan, sehingga pemanfaatan halaman dapat dimaksimalkan,” harapnya.

Camat Haryanto mengapresiasi TP PKK kabupaten atas program penilaian rumah sehat dan Hatinya PKK di Desa Kentengrejo Kecamatan Purwodadi sebagai pemacu desa dalam berinovasi mengembangkan budaya bersih sehat dengan halaman yang asri dan bermanfaat. Lebih dari itu utamanya menggerakkan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan melalui potensi desa menjadi unggulan.

Sedangkan gambaran Desa Ketengrejo dikatakan Sukamti, berbatasan dengan Desa Jeruken, Nampurejo, Girirejo, dan Desa Wonosari. Memiliki kekuatan penduduk 682 yang terdiri 326 laki-laki dan 356 perempuan dengan jumlah Kepala Keluarga mencapai 222. Terbagi dalam 1 RW, 2 RT, dan 12 Dasa Wisma. Untuk rumah sehat telah mencapai 203 rumah dan yang masih kategori kurang sehat ada 6 rumah. “Penduduk rata-rata matapencahariannya sebagai petani, sehingga mengkondisikan perkembangan pengolahan pertanian sangat didukung sekali dengan adanya kelompok wanita tani untuk memajukan bidang pertanian. Termasuk dalam pemanfaatan pekarangan dan lahan kosong,” jelas Kades Sukamti didampingi Ny Tugini.

Ditambahkan Ny Tugini, untuk pemanfaatan tanah pekarangan dengan memberdayakan Hatinya PKK meliputi warung hidup ada 6 tanaman, lumbung hidup 5 tanaman, toga 10 tanaman, peternakan perikanan 4 jenis, dan tanaman keras. Sedangkan industri rumah tangga berupa gula kelapa terdapat 28 pengolah, pengolahan tahu dan tempe, serta produk makanan. “Pada prinsipnya dalam kegiatan PKK sebagai mitra pemerintah desa, kami menjalin kerjsama yang kompak dengan pemerintah desa terutama mendapat dukungan penuh dari Ibu Sukamti sebagai Kepala Desa. Sehingga kami dalam melaksnakan kegiatan PKK sejalan dengan tujuan memajukan desa dan mensejahterakan keluarga melalui 10m program pokok PKK yang dijalankan 4 Pokja PKK,” jelasnya.

 

Tambah komentar

Berikan komentar Anda dengan santun dan membangun...Terima kasih


Security code
Refresh

WAKIL BUPATI

Layanan Publik Online

sirup.lkpp.go.id


sirup.lkpp.go.id


lpse.purworejo.go.id


jdih.purworejo.go.id


ppid.purworejo.go.id


ppid.purworejo.go.id


Yang Online

Ada 167 tamu online