Get Adobe Flash player
Home News Seputar Kesehatan Yuli Hastuti Minta OPD Merancang Perda Lansia

Yuli Hastuti Minta OPD Merancang Perda Lansia

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH meminta kepada Organsasi Perangkat daerah (OPD) terkait, yang menangani program Lanjut Usia (Lansia) untuk segera membuat rancangan Peraturan daerah tentang Lansia sebagai payung hukum. Apalagi di Kabupaten Purworejo sudah banyak kelompok-kelompok lansia baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

”Saya sebagai Ketua Komisi Daerah Lansia Kabupaten Purworejo, akan mendukung sepenuhnya adanya Perda Lansia, dan OPD terkait agar menindaklanjuti, sehingga bisa terealisasi. Tentu harapannya Lansia dapat terperhatikan dan sejahtera,” tegas Yuli Hastuti pada kegiatan pemberdayaan Lansia yang berlangsung di Gedung Graha Siola Pangenrejo.

Hadir pula Kelik Sumrahadi SSos MM selaku narasumber, Ketua Pokja V Komda Lansia Jawa Tengah Bambang Jatmiko, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Dra Eny Sudiyati MM, dan dinas instansi terkait beserta pengurus Komda lansia.

Lebih lanjut Yuli Hastuti mengatakan, dalam merencanakan Perda tentunya harus menugaskan yang memang membidangi. Sehingga memahami dan sambung untuk pembahasan kelanjutannya. “Karena saya sering dengar dalam pembahasan perencanaan, ada beberapa yang hadir dalam rapat, OPD mewakilkan petugas yang bukan bidangnya. Maka saya minta untuk pembahasan rancangan Perda Lansia, yang memang menguasahi,” harapnya.

Sementara itu Kelik Sumrahadi dalam paparannya mengingatkan pentingya Lansia memperhatikan tiga hal yakni olahraga, mengonsumsi makanan tidak berlebih, dan refresing. Bagi Lansia olahraga sangat dibutuhkan untuk menjaga kondisi badan tetap bugar. Tentunya olahraga disesuaikan yang sesuai dengan umur Lansia seperti senam, jalan santai. Termasuk Lansia juga butuh refresing untuk menentramkan hati. Kemudian dalam mengonsumsi makanan maupun minum harus hati-hati. “Apalagi sekarang banyak jajanan yang campurannya gak karuan menggunakan bahan-bahan kimia, maka harus jeli memilih makanan, lebih bagus mengonsumsi makanan yang alami,” paparnya.

Sedangkan Bambang Jatmiko mengatakan, kurangnya informasi menjadikan banyak Lansia hanya menghabiskan waktu dengan percuma di rumah. Padahal dengan aktif berkegiatan dan bertemu dengan sesama, akan menjadikan mereka lebih sehat dan mandiri. Bahkan Lansia masih memiliki keterbatasan ruang publik sebagai ajang bertemu dan bersosialisasi dengan sesamanya. Sehingga siperlukan peran pemerintah, seperti dinas social dan juga dinas instansi lain yang terkait,” kata Bambang.

Dikatakan, masih banyak layanan publik yang belum berpihak kepada lansia. Contonhnya banyak kantor, pusat swalayan maupun kendaraan umum yang mengabaikannya. Dengan adanya dukungan yang baik, kemandirian seorang lansia akan terbentuk. “Kemandirian lansia akan membawa dampak kepada kesehatan baik fisik maupun pikiran mereka,” jelasnya.

Untuk itu kata Bambang, Pemkab sudah selayaknya memberikan tempat secara khusus dan memberikan sebuah payung hukum yang diterbitkan Peraturan Daerah tentang lansia. Sedangkan kegiatan Lansia yang berjalan masih terbatas seperti Posyandu Lansia, olahraga senam sehat Lansia, dan pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu Eny Sudiati akan melakukan pengenalan adanya komda lansia kepada masyarakat. Keberadaan di tingkat kabupaten akan disebarluaskan dan dibentuk hingga tingkat kecamatan. “Termasuk akan mempersiapkan dengan dinas terkait untuk rancangan Perda Lansia,” kata Eny Sudiati.

 

Tambah komentar

Berikan komentar Anda dengan santun dan membangun...Terima kasih


Security code
Refresh

WAKIL BUPATI

Layanan Publik Online

sirup.lkpp.go.id


sirup.lkpp.go.id


lpse.purworejo.go.id


jdih.purworejo.go.id


ppid.purworejo.go.id


ppid.purworejo.go.id


Yang Online

Ada 99 tamu online