Get Adobe Flash player
Home News Seputar Ekonomi Pameran Bonsai Ramaikan Kota Purworejo

Pameran Bonsai Ramaikan Kota Purworejo

Pameran tanaman bonsai tingkat nasional yang diikuti ratusan peserta kontes bonsai meramaikan Kota Purworejo. Keramaian tampak banyaknya pengunjung yang mendatangi pameran bonsai yang dipusatkan di Jalan Ahmad Yani 370 Purworejo. Pameran sekaligus kontes digelar sejak 31 Juli hingga 8 Agustus itu, dibuka Bupati yang diwakilkan Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo Sukusnanto SP.

Dalam sambutannya Sukusnanto mengatakan, bonsai bukan sekedar sebuah kegiatan tanam menanam, tetapi juga menyangkut seni dan artistik. Selain itu, aktivitas menanam dan memelihara bonsai juga menjadi salah satu indikator kesabaran dan ketelatenan seseorang. Karena seseorang yang menekuni dunia bonsai sudah hampir bisa dipastikan, mencintai lingkungan, telaten serta memiliki kreativitas dan jiwa seni yang tinggi.

Menurutnya, nilai-nilai positif yang terkandung dalam kegiatan menanam dan memelihara bonsai itulah, maka tidak mengherankan kalau sebuah tanaman bonsai bisa dibanderol dengan harga yang sangat mahal. Oleh karena itulah bonsai sesungguhnya tidak hanya memiliki nilai estetika, namun juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga layak dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya pembangunan bandara internasional di Kabupaten Kulonprogo,  Pemkab Purworejo sudah me-launching branding pariwisata Purworejo yaitu “Romasa Purworejo – Tahun kunjungan wisata 2020”. Melalui branding ini, diharapkan masyarakat mampu menangkap peluang yang ada, dengan mengeksplorasi berbagai potensi yang ada untuk terus digali dan dikembangkan,” harapnya.

Ditambahkan Sukusnanto, termasuk dengan adanya pameran dan kontes bonsai tingkat nasional di Kabupaten Purworejo, diharapkan mampu mendatangkan para penggemar bonsai maupun wisatawan, untuk datang di Kabupaten Purworejo. Sehingga dengan semakin banyaknya orang yang berkunjung, secara tidak langsung akan menimbulkan efek pengganda, seperti tumbuhnya usaha rumah makan dan penginapan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Purworejo Adiguna Pranata menjelaskan, peserta kontes dan pameran ini jumlahnya mencapai 351 tanaman bonsai dari berbagai kota di Indonesia. Seperti Bogor, Cirebon, Purwokerto, Madura, Pacitan, Ponorogo, Bandung, dan kota-kota lainnya.

“Kontes dan pameran ini merupakan ivent nasional yang ditampilkan berbagai bonsai terbaik. Bahkan ivent ini yang kedua setelah dulu digelar di Purworejo pada 2011 lalu. Sedangkan temanya, kami mengambil tema  Nunggal Rasa Lima Kutha. Pameran ini menyadarkan masyarakat bahwa kita sangat kaya varian bonsai. Bonsai potensial bagi negara kita, termasuk Purworejo, untuk menunjang ekonomi kreatif,” jelasnya

Sedangkan tujuan pameran dan kontes untuk mengenalkan bonsai sebagai karya seni yang bernilai ekonomis. Untuk kriteria penilaiannya antara lain meliputi kematangan, keseimbangan, keselarasan, dan presentasi.

Hal sama juga dikatakan Ketua Umum PPBI Sapta Darsana, yang akan melaksanakan kontes dan pameran bonsai secara rutin serta menggencarkan di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk mengajak para lulusan sekolah yang belum mendapat pekerjaan untuk menekuni tanaman bonsai yang bisa menghasilkan ekonomi.

 

Tambah komentar

Berikan komentar Anda dengan santun dan membangun...Terima kasih


Security code
Refresh

WAKIL BUPATI

Sub Domain Instansi

Layanan Publik Online

sirup.lkpp.go.id


sirup.lkpp.go.id


lpse.purworejo.go.id


jdih.purworejo.go.id


ppid.purworejo.go.id


ppid.purworejo.go.id


Yang Online

Ada 125 tamu online